Sabtu, 24 Agustus 2013

Basis data

Pengertian Basis data: Basis data adalah kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antara satu file dengan file lain sehingga membentuk suatu bangunan data untuk menginformasikan suatu perusahaan atau instansi dalam batasan tertentu.

Unsur-unsur dari basis data adalah sebagai berikut:

1. Field: Setiap entity mempunyai atribut atau sebutan untuk
mewakili suatu entity. Seorang siswa dapat dilihat dari atributnya
misalnya, NIM, Nama_siswa, Alamat.
2. Data Value: Data aktual atau infomasi yang disimpan ditiap
data elemen. Isi atribut disebut nilai data.
3. Kunci Elemen Data ( Key Data Element ): Tanda pengenal yang
secara unik mengidentifikasikan entitas dari suatu kumpulan
entitas. Contoh Entitas Mahasiswa yang mempunyai atribut
atribut npm, nama, alamat, tanggal lahir menggunakan Kunci
Elemen Data npm.
4. Record: Kumpulan isi elemen data (atribut) yang saling
berhubungan menginformasikan tentang suatu entity
secara lengkap.
Contoh Kumpulan atribut NIP, Nama, dan alamat berisikan
“01001245566”, Sanusi, Jl. Hati suci No 2 Kupang.
5. Entititas: Orang, tempat, atau kejadian yang informasinya
direkam. Pada bidang kesehatan Entity adalah Pasien, Dokter,
Kamar.

Kelemahan Sistem Basis DataBiaya.
Kebutuhan untuk medapatkan perangkat lunak dan perangkat keras yang tepat cukup mahal, termasuk biaya pemeliharaan dan sumber daya manusia yang mengelola basis data tersebut.
Sangat kompleks.
Sistem basis data lebih kompleks dibandingkan dengan proses berkas, sehingga dapat mudah terjadinya kesalahan dan semakin
sulit dalam pemeliharaan data.
Resiko data yang terpusat.
Data yang terpusat dalam satu lokasi dapat beresiko kehilangan data selama proses aplikasi.

Contoh basis data dapat dinyatakan dalam bentuk skema, Seperti gambar diatas.

Tujuan Pemanfaatan Basis Data
1. Kecepatan dan Kemudahan
    Bisa menyimpan data mengedit dan menampilkan kembali data
2. Efisinesi ruang penyimpanan EFISIENSI RUANG PENYIMPANAN
    Melakukan penekanan terhadap redudancy (Pemulangan)
3. Keakuratan
     Agar data sesuai dengan aturan dan batasan tertentu
4. Ketersediaan
     Agar dapat diakses oleh setiap pengguna yang membutuhkan
5. Kelengkapan
     Agar lengkap baik relatif terhadap kebutuhan dengan menambahkan field baru/menabah tabel baru

Kamis, 22 Agustus 2013

Yel-Yel Kelas

Kalau yang ini nih, yel-yel anak ~SEREPET~ aku sih ngak ikut buatnya. Tau tuh anak-anak yang buat pakai bahasa jawa juga, padahal aku gak sebegitu tau bahasa jawa --". Ini nih Cekidot....

Gendhis joko R4 apik tenan
Pasukane pak Torik paling ganteng
Arek srepet sing paling rajin nang Moklet
Arek srepet sing paling rame nang Moklet

Kita anak serepet (srepet)
Kita kam berprestasi (pasti)
Walau kita galau, kita kan semangat
Kita yakin sukses (Sukses Sukses Sukses)

Saya rame
Kamu rajin
Dia ramah
Mereka rukun
Kami bersatu
Kami "S-E-R-E-P-E-T"
Sepuluh RPL 4


PUISI (Meraih Mimpi)

Ini nih Puisi bikinan aku idenya sih dari internet juga tapi aku kombinasi sama pemikiran ku, pertamanya sih aku perwakilan dari X-R4 sebuat saja ~Serepet~ SMK Telkom Sandhy Putra Malang acara Pondok Romadhan eh tapinya gak jadi maju (waktunya gak cukup). Tapi gakpapalah ini juga masih aku simpen Judulnya MERAIH MIMPI. Cekidot...

"Meraih Mimpi"

Kilau mentari dipagi ini
Kami sambut dengan jiwa yang penuh ambisi
Kata Siap! kami ucapkan hari ini
Dan kami mulai dengan sebuah langkah yang pasti
Untuk mengarungi masa depan yang kami nanti

Dengan semangat untuk mencapai sebuah mimpi
Kami menatap cahaya sang mentari
Kami akan terus berlari dan berlari!
Denyut nadi yang tak henti, membuat kami takkan pernah untuk berhenti berlari

Kami buang semua masa lalu yang tak berguna
Kini, kami buka lembaran baru dalam kehidupan kami
Akan kami isi dengan sebuah harapan dan cita-cita
Walau sejuta langkah tuk meraihnya
Walau seluas lautan keringan kami yang bercucuran

Takkan pernah memutuskan semangat kami untuk maju]
Kami siap!
Kami yakin!
Kami akan meraih semua impian kami

FAKTA 17 Agustus 1945 yang tidak diajarkan disekolah


1.      Soekarno Sakit Saat Proklamirkan Kemerdekaan
Pada 17 Agustus 1945 pukul 08.00 (2 jam sblm pembacaan teks Proklamasi), ternyata Bung Karno masih tidur nyenyak di kamarnya, di Jalan Pegangsaan Timur 56, Cikini. Dia terkena gejala malaria tertiana. Suhu badannya tinggi dan sangat lelah setelah begadang bersama para sahabatnya menyusun konsep naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda. Saat itu, tepat di tengah2 bulan puasa Ramadhan.

2.    Upacara Proklamasi Kemerdekaan Dibuat Sangat Sederhana
Upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ternyata berlangsung tanpa protokol, tak ada korps musik, tak ada konduktor, dan tak ada pancaragam. Tiang bendera pun dibuat dari batang bambu secara kasar, serta ditanam hanya beberapa menit menjelang upacara. Tetapi itulah, kenyataan yang yang terjadi pada sebuah upacara sakral yang dinanti-nanti selama lebih dari 300 tahun!

3.    Akbar Tanjung Jadi Menteri Pertama “Orang Indonesia Asli”
Setelah merdeka 43 tahun, Indonesia baru memiliki seorang menteri pertama yang benar-benar ‘orang Indonesia asli’. Karena semua menteri sebelumnya lahir sebelum 17 Agustus 1945. Itu berarti, mereka pernah menjadi warga Hindia Belanda dan atau pendudukan Jepang, sebab negara hukum Republik Indonesia memang belum ada saat itu. ‘Orang Indonesia asli’ pertama yang menjadi menteri adalah Ir Akbar Tanjung (lahir di Sibolga, Sumatera Utara, 30 Agustus 1945), sebagai Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga pada Kabinet Pembangunan (1988-1993)

4.    Setting Revolusi di Indonesia Diangkat Ke Film
Ada lagi hubungan erat antara 17 Agustus dan Hollywood. Judul pidato 17 Agustus 1964, ‘Tahun Vivere Perilocoso’ (Tahun yang Penuh Bahaya), telah dijadikan judul sebuah film – dalam bahasa Inggris; ‘The Year of Living Dangerously’. Film tersebut menceritakan pegalaman seorang wartawan Australia yg ditugaskan di Indonesia pada 1960-an, pada detik2 menjelang peristiwa berdarah th 1965. Pada 1984, film yang dibintangi Mel Gibson itu mendapat Oscar untuk kategori film asing!

5.      Naskah Asli Proklamasi Ditemukan di Tempat Sampah
Naskah asli teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang ditulis tangan oleh Bung Karno dan didikte oleh Bung Hatta, ternyata tidak pernah dimiliki dan disimpan oleh Pemerintah! Anehnya, naskah historis tersebut justru disimpan dengan baik oleh wartawan BM Diah. Diah menemukan draft proklamasi itu di keranjang sampah di rumah Laksamana Maeda, 17 Agustus 1945 dini hari, setelah disalin dan diketik oleh Sajuti Melik.Pada 29 Mei 1992, Diah menyerahkan draft tersebut kepada Presiden Soeharto, setelah menyimpannya selama 46 tahun 9 bulan 19 hari.

6.  Bendera dari Seprai
Bendera Pusaka Sang Merah Putih adalah bendera resmi pertama bagi RI. Tetapi dari apakah bendera sakral itu dibuat? Warna putihnya dari kain sprei tempat tidur dan warna merahnya dari kain tukang soto!