Jumat, 15 November 2013
Senin, 11 November 2013
Diklat MEDSAN
Siang untuk semuannya...
Kali ini aku mau ngeshare tentang Diklat MEDSAN (Media Sandhy Putra) ini baru kemarin selesai Diklatnya tepatnya tanggal 10 November 2013 pas dengan hari pahlawan =D, Diklatnya itu selama 2 hari yaitu hari Sabtu dan Minggu. Sebenernya seru banget waktu Diklatnya tapi waktu hari terakhir dan waktu mau disahkan jadi Anggota MEDSAN 22 aku sakit tau tuh kok bisa kayak gitu kata Mas Firman sih kebanya'an mikir padahal sih aku cuma kasihan sama temen-temen yang dibentak-bentak kayak gitu, Udah lupakan saja tentang itu semua. Oh iya Diklatnya itu dibagi kelompok ada 6 kelompok dan aku dapat kelompok yang ke 4 anaknya seru-seru, kreativ-kreativ pokoknya enak banget sama mereka-mereka. Dimulai dari kanan itu Aku terus sebelahku namanya Dhama, sampingnya itu Ridho, Terus yang wajahnya hampir kembar sama aku itu Deina, sampingnya Fais itu anak Aksel (kayaknya pinter), terus yang cantik banget itu namanya Yevina. Itu fotonya di deketnya Velodrom
Beneran kemarin itu Diklat kayak MOS ke2, itu pun pakai seragam hitam putih dan pakai pita-pita kayak gitu jalan-jalan di jalan raya sumpah penuh kekuatan mental. Banyak orang yang bilang itu MOS masak MOS baru bulan November --", Orang-orang pada ngelihatin. Uda pokoknya butuh mental yang kuat. Itu Diklat kan disuruh bawa barang bawaan dan itu harus koordinasi 1 angkatan beneran itu sepertinya sangat mudah, eh tapi kenyataanya ya ampun beneran susah banget sampai yang hari sabtu itu baru pulang jam 10 lebih, dan hari minggunya semua pada telat dateng Diklat padahal uda aku bela-belain dateng ke Kosnya Ridho jam setengah 5. Ini nih sisa barang bawa'an kemarin dan itu ada buku Request sama TPku.
Oh iya sekarang Annivnya MEDSAN 21. Untuk mas/mbknya pokoknya jadi lebih baik, kompak selalu, pokoknya semoga bisa ngajarin adek-adeknya jadi lebih baik, TOP BGT deh buat mas/mbk 21 :). Sepertinya sudah sampai sini dulu, semoga MEDSAN angkatan 22 ini menjadi lebih baik kedepannya terus lebih kompak, pokoknya bisa lebih menghormati mas/mbk Senior kita. Selamat ya Sukses selalu, ditunggu 1 tahun kedepan =D
Senin, 04 November 2013
HotNews Sidoarjo
Merdeka.com - Pasca-insiden di SMK Hang Tuah 2, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur pada Kamis lalu (31/10), keberadaan Anggara Putra Trisula (21), belum diketahui hingga saat ini. Bahkan polisi belum memeriksa anak pensiunan jenderal polisi itu.
Saat wartawan melakukan konfirmasi ke rumahnya di Jalan Sidosermo PDK IV/Kav 68, Wonocolo, Surabaya, hanya ada seorang penjaga rumah yang dilengkapi CCTV tersebut.
"Wah bapak sama keluarganya sedang keluar. Tidak tahu ke mana. Kapan pulangnya juga tidak tahu. Tapi memang benar ini rumahnya Mas Anggara (APT), tapi dia sudah lama tidak tinggal di sini. Katanya sih tinggal di rumah saudaranya, nggak tahu di mana," kata penjaga rumah yang mengaku bernama Nanda, Senin siang (4/11).
Nanda juga mengatakan, kalau majikannya itu memang seorang pensiunan polisi berpangkat brigjen. "Bapak sudah pensiun. Pangkat terakhirnya Brigjen, bintang satu. Kalau Mas Anggara-nya sendiri, baru lulus sekolah tahun ini juga," ungkap dia.
Pemuda yang mengaku baru bekerja di rumah Brigjen Pol (Purn) Totok itu, juga mengaku memang mendengar kejadian yang menimpa anak majikannya tersebut. "Saya memang mendengar, tapi nggak tahu pasti ceritanya. Maaf cuma itu yang saya tahu, saya nggak tahu apa-apa, saya juga baru kerja di sini, saya dari Jakarta disuruh ke sini," elak dia.
Nanda juga menyangkal adanya kabar kalau APT sempat mendaftar di akademi polisi (Akpol) usai lulus SMA. "Saya enggak tahu. Setahu saya, setelah lulus SMA nggak ngapa-ngapain. Maaf saya ndak tahu selebihnya," pungkas dia sembari berlalu kembali masuk rumah.
Diberitakan sebelumnya, pada Kamis lalu, di SMA Hang Tuah 2, Gedangan, Sidoarjo, APT yang merupakan anak seorang perwira tinggi polisi, mengamuk. Dia menabrak puluhan pelajar dan guru di sekolah tersebut dengan mobol yang dikendarainya, yaitu Honda Jazz L 177 AY.
Informasi yang dihimpun di lapangan, aksi koboi APT ini, karena tersinggung kepada satpam sekolah yang melarang mobilnya masuk ke area sekolah. Mobil APT dilarang masuk karena dia bukan salah satu pelajar SMA Hang Tuah 2.
Sementara APT yang berniat membawakan makanan ke NT, salah satu siswi di sekolah tersebut, yang kemudian diketahui kalau NT adalah pacarnya itu, tersinggung mendengar larangan si satpam dan langsung tancap gas menabrak puluhan pelajar dan guru yang berada di halaman sekolah saat jam istirahat berlangsung.
Pascainsiden itu, hingga saat ini, APT masih menghirup udara bebas. Padahal, akibat insiden tersebut, seorang siswi terpaksa dirawat intensif di RS Mitra Keluarga karena mengalami luka serius. Tulang kaki dan tangan kanannya patah serta tulang ekornya juga patah.
Minggu, 03 November 2013
Cintaku karena pelajaran KWU
Selamat Sore semua.. Weekend nih, Ini nih temenku yang baru jadian, Critanya lucu banget dari pelajaran Kewirausahaan akhirnya yang cowok (Grandhis) berani nembak yang cewek (Almas) Mereka ber2 sama-sama diemnya dari sumpah lucu banget kemarin waktu nembak di depan kelas dan itupun ada gurunya juga. Tapi ada yang bertepuk sebelah tangan nih namanya Arga Rizki dia juga suka sama Almas jadinya dia iri :). Oh iya mereka jadian pas tanggal 1 November jadi waktu Halloween jadi temanya hantu, hahaha ngakak :D Dan ini aku mau buat hot news untuk mading serepet (sepuluh RPL 4) kayaknya lucu juga ya :). Temen-temen satu kelas pada ngiri sama mereka berdua biasa temen-temen 1 kelas pada banyak yang jomblo terutama aku eh aku bukan jomblo tetapi aku single :) Pokoknya buat mereka ber2 langgeng terus deh dan semoga kita-kita (anak serepet) bisa nyusul. Pada Modus nih :)
Langganan:
Komentar (Atom)



